1. Tujuan
Praktikum ini bertujuan untuk mengenal contoh kombinasi kreatif antara cloner dan spline wrap.
2. Alat
Cinema 4D R16
3. Bahan
Hasil praktikum sebelumnya4. Dasar Teori
Cloner
Cloner adalah tools yang digunakan untuk menggandakan dengan identik objek yang dipilih dan menjadi lebih dari satu.Spline Wrap
Spline...
1. Tujuan
Praktikum ini bertujuan untuk mengenal teknik 3D modeling yaitu Polygon Modeling.
2. Alat
Cinema 4D R16
3. Bahan
Tanpa bahan 4. Dasar Teori
Polygonal Modelling
Polygonal Modeling, merupakan modeling yang terdiri dari vertices (vertex/titik), yang jika disambungkan akan membentuk sebuah edge (garis), sehingga jika disambungkan dengan edge lain dapat membentuk sebuah face (bidang). Bidang yang dibentuk oleh vertex, edges maupun face ini salah satunya adalah primitive objek yang juga termasuk dalam teknik pemodelan. Teknik ini paling banyak digunakan oleh modeller karena relatif mudah, simple, cepat dalam pengerjaannya dan tidak membutuhkan resource komputer yang besar.
Subdivision Surface
Subdivision Surface merupakan teknik yang pertama dikenalkan oleh Ed Catmull dan Clark dari Pixar pada tahun 1978. Awalnya teknik ini hanya digunakan untuk merepresentasikan bidang yang halus, namun belakangan dimanfaatkan bersamaan dengan teknik yang bernama sculpting (pahat), sehingga memungkinkan seseorang memahat objek 3D dalam bentuk digital.
Smooth Shift
Smooth Shift adalah Tool dalam Cinema 4D dimana fungsinya adalah untuk menghaluskan (Sublimate) path. untuk mengaktifkan tool ini tekan Shortkey "M" kemudian "Y".
5. Tugas Praktikum
Tirukan petunjuk praktikum yang diberikan 6. Petunjuk Praktikum
1. Target Aset yang akan dibuat
2. Membuat bentuk polygon dasar
3. Memperhalus bentuk menggunakan subdivision surface
7. Hasil Praktikum
Polygon Modelling
Subdivision Surface
8. Kesimpulan
Pada praktikum kali ini kesulitan terjadi diawal setelah mengaktifkan polygon mode yang mana dilanjutkan dengan pengaturan penampangnya. Nah, dibagian ini saya bingung menentukan besar dan posisi yang tepat. Pada akhirnya, saya samakan valuenya dengan contoh jadi saya tidak mengatur dengan manual tapi memberi value pada form dan objek akan menentukan sesuai dengan value yang saya inputkan. selebihnya tidak ada kesulitan yang cukup berarti, hanya saja dibutuhkan ketelatenan penuh dalam mengerjakan projek ini.
1. Tujuan
Praktikum ini bertujuan untuk mengenal contoh pembuatan material yang bersifat spesifik dalam hal ini adalah sebuah material yang terlihat seperti lampu stadion.
2. Alat
Cinema 4D R16
3. Dasar Teori
BUMP MAP
Bump mapping adalah sebuah tekstur kasar pada sebuah permukaan. Pemodelan bump mapping dilakukan...
1. Tujuan
Praktikum ini berisi tutorial project yang terdiri dari 5 pertemuan praktikum. Pada pertemuan ini, kegiatannya adalah pembuatan aset utama yang terdiri dari 3D Text dan Capsule.
2. Alat
Adobe Illustrator CC Cinema 4D R16
3. Bahan
Gambar Text dengan format ekstensi AI versi 8
4. Dasar Teori
NURBS MODELLING
Dalam...
1. Tujuan
Pada tahap ini, kegiatan yang dilakukan adalah mengemas hasil praktikum-praktikum sebelumnya menjadi sebuah showreel yang bisa digunakan sebagai portofolio.
2. Alat
Adobe Premiere CC Pro
3. Bahan
hasil praktikum-praktikum sebelumnya 1. Prak 1: Logo utama 360 2. Prak 2: Hasil penambahan camera path 3. Prak 3: Secondary Assets 4. Prak 3: Logo Movement 5. Prak 4: Camera Depth 6. Prak 5: Flare 7. Prak 5: Particles 8. Prak 5: Chromatic Aberration 9. Prak 5: Vignette 4. Dasar Teori
Pada Praktikum ini kia akan praktikum membuat Showreel. Dimana Showreel ini merupakan sebuah kumpulan-kumpulan portofolio seseorang yang dikumpulkan menjadi 1 dalam bentuk video dan menunjukkan bakat atau keahlian yang dimiliki orang tersebut. Didalam praktikum ini juga menunjukkan Progression Reel. Dimana Progression Reel menampilkan sebuah tahapan dalam proses pengerjaan dalam sebuah animasi mulai dari memberikan gerak, bentuk, background, gerakan hingga menjadi animasi yang diinginkan
5. Tugas Praktikum
Pada animasi logo favorit yang sudah kalian buat sebelumnya, buatlah progression reel-nya.
6. Petunjuk Praktikum
Berikut adalah contoh progression reel dari praktikum-praktikum sebelumnya
7. Hasil Praktikum
8. Kesimpulan
Pada praktikum tahap ini, kegiatan yang dilakukan adalah mengemas hasil praktikum-praktikum sebelumnya menjadi sebuah showreel yang bisa digunakan sebagai portofolio. Selama 6 pertemuan untuk praktikum animasi 3D dengan menggunakan C4D dan After Effect CC. Tidak ada kesulitan dalam praktikum kali ini dan syukurlah berjalan dengan baik. 9. Referensi
Pada tahap ini, bertujuan untuk menambah detail dari animasi logo dari praktikum sebelumnya. Dengan cara menambahkan flare dan particles. Kemudian menambahkan lens effect seperti vignette dan chrome aberration
Suar (Inggris:Flare) adalah salah satu bentuk piroteknik yang menghasilkan cahaya yang sangat terang atau panas tinggi tanpa menghasilkan ledakan. dalam after effect, flare adalah satu efek yang menghasilkan pancaran cahaya yang berpendar, flare dalam after effect bisa kita variasi melalui preset. banyak yang bisa kita ubah dan variasikan seperti warna, jarak pendar, kecerahan dan ketajaman tergantung dengan flare yang ingin kita hasilkan.
Particles
Dalam grafik komputer, partikel adalah sebuah elemen dari sistem partikel(simulasi). Tidak jauh berbeda dengan after effect, istilah particles berhubungan dengan efek yang disediakan atau di fasilitasi oleh after effect untuk memberikan tambahan partikel yang jumlahnya sangat banyak dengan ukuran beragam. biasanya digunakan untuk menciptakan percikan api , salju atau partikel berbasis efek grafis gerak. Dengan kontrol atas jenis partikel , bentuk, ukuran , warna dan blending mode , Anda dapat membuat setiap partikel terlihat begitu baik dan sesuai yang dibayangkan. Anda dapat menambahkan blur dan mengatur emisi partikel untuk mengikuti jalan cahaya 3D , sehingga memungkinkan untuk menciptakan animasi yang lebih mendalam. Partikel juga bereaksi terhadap lampu di ruang 3D Effects, dan dapat diatur untuk menerima bayangan.
Vignette
Vignette adalah efek yang muncul di pinggiran foto atau gambar yang tampak gelap bila dibandingkan dengan bagian tengah. Bisa langsung berupa bayangan tebal atau tergradasi dari yang tipis, pekat atau lembut, tergantung pada jenis vignette-nya.
Efek ini bisa jadi sesuatu yang menguatkan sebuh foto atau malah merusak. Vignette bisa menarik perhatian pada bagian tengah foto, cocok untuk objek semacam portrait, tapi juga bisa membuat sebuah foto terasa berlebihan atau kehilangan kualitas foto karena bagian tepinya.
Tidak berbeda jauh dengan yang diaplikasikan dan video, vignette juga untuk menambah pinggiran frame lebih gelap dibanding bagian yang semakin ke tengah.
Chrome Aberration
Chromatic Aberration (CA) atau disebut juga "Color Fringing" adalah penyimpangan fokus warna yang diakibatkan oleh kegagalan lensa kamera dalam menjatuhkan titik fokus semua warna tepat pada sensor. Hal ini ditimbulkan karena focal length untuk masing-masing panjang gelombang adalah berbeda.
5. Tugas Praktikum Pada animasi logo favorit yang sudah kalian buat sebelumnya, lakukan hal berikut: Tambahkan Flare Tambahkan Particles Tambahkan Vignette Tambahkan Chrome Aberration
6. Petunjuk Praktikum Berikut adalah beberapa petunjuk yang bisa digunakan untuk menyelesaikan tugas praktikum
Menambahkan flare menggunakan Knoll Light Factory
Menambahkan particle menggunakan Trapcode Particular
Menambahkan lens effect Vignette
Menambahkan lens effect Chrome Aberration
7. Hasil Praktikum
Menambahkan Effect Flare
Menambahkan Particle
Menambahkan Vignette
Menambahkan Chrome Aberration
8. Kesimpulan
Pada Praktikum kali ini, dibutuhkan library khusus yang harus di download terlebih dahulu. kendalanya, karena trapcode dan pluginnya berbayar (premium). saya hanya bisa mencoba versi trialnya dan alhasil, ada garis silang yang mengganggu. apa boleh buat. kemudian pada penambahan efek Chrome Aberration hasil yang saya dapat malah jadi aneh, entah mengapa bisa jadi seperti itu analisa saya karena background yang saya gunakan gelap.
Pada praktikum ini, mahasiswa diajak untuk ngincip dikit tentang Compositing menggunakan After Effects. Dimulai dengan Render Setting di C4D kemudian dilanjut pada kegiatan compositing di AE.
2. Alat
Maxon Cinema 4D R16 Adobe After Effects CC 2015
3. Bahan
hasil praktikum sebelumnya
4. Dasar Teori
Camera Depth of Field pada After Effect digunakan untuk mengatur dan mengontrol layer camera terhadap kefokusan suatu objek terhadap objek lain.
Multipass render adalah teknik yang banyak digunakan dalam industri CGI profesional, dan telah digunakan dalam komunitas grafis umum. Multipass render memiliki banyak keunggulan dibandingkan single pass rendering, yang memungkinkan lebih banyak kontrol atas setiap elemen dari adegan, kontrol yang lebih baik atas tampilan akhir adegan, dan membuat tweaker dan menyesuaikan gambar akhir atau animasi lebih mudah dan lebih menghemat waktu rendering adegan sekaligus.
Depth of Field
Dalam optik, terutama yang berkaitan dengan film dan fotografi, depth of field (DOF), juga disebut rentang fokus atau rentang fokus yang efektif, adalah jarak antara benda terdekat dan terjauh dalam sebuah adegan yang muncul diterima tajam dalam foto. Meskipun lensa justru bisa fokus hanya pada satu jarak pada suatu waktu, penurunan ketajaman bertahap pada setiap sisi jarak fokus, sehingga dalam DOF, unsharpness ini tak terlihat di bawah kondisi tampilan normal.
Compositing
Compositing adalah kombinasi dari unsur-unsur visual dari sumber terpisah menjadi gambar tunggal, sering untuk menciptakan ilusi bahwa semua elemen adalah bagian dari adegan yang sama. Penembakan live-action untuk compositing adalah berbagai disebut"chroma key", "blue screen", "layar hijau" dan nama lain. Saat ini, kebanyakan, meskipun tidak semua, compositing dicapai melalui manipulasi gambar digital.
5. Tugas Praktikum
Pada animasi logo favorit yang sudah kalian buat sebelumnya, lakukan hal berikut:
Multi Pass Rendering untuk logo, obyek sekunder, background, dan depth
Import masing-masing image sequences ke AE.
Implementasi DOF di AE menggunakan effect Camera Lens Blur
6. Hasil Praktikum
8. Kesimpulan
Kesulitan yang saya hadapi adalah ketika pada saat render yakni karena lupa mengganti format file akhirnya harus mengulang render beberapa kali. selain itu saya sempat bingung ketika memberi efek luma matte, karena logo saya jadi hilang dan gelap.